Explore
NEW
Image 1

Share with the people you'd go with!

Shorts: Compilation 1 (08/03/2020)

Kinosaurus Jakarta, Jakarta

08 Mar 2020
• 16.30-18.30 WIB
Add to calendar

About This Experience

Shorts 1:
Dan Kembali Bermimpi
A film by Jason Iskandar
2018 / 12 minutes / Indonesia / Drama / 15+

Dan Kembali Bermimpi memang terinspirasi dari puisi Leon Agusta berjudul sama, tapi imajinasi  Jason Iskandar liar dan lugas. Seperti tulisan yang tertera dalam puisinya, Jason Iskandar seakan berani bermimpi tentang kemungkinan terburuk apa yang terjadi dalam dunia yang sudah runtuh bagi sepasang kekasih yang berbeda dan enggan untuk mengikuti haluan negara. Negara mendapuk satu agama sebagai kemutlakan, pasangan yang melarikan diri, berbuat nekat dengan menculik seorang pastur supaya mereka dapat menikah. Akan terus ada pertanyaan. Lantas apa hidup menjadi 
berbeda dari sebelumnya? Apakah pernikahan akan menyelamatkan? Apakah mimpi baik yang  diharapkan setelah digapai berubah menjadi mimpi buruk selamanya? 

Lasagna
A film by Adi Victory
2018 / 25 minutes / Indonesia / Drama / 18+

Pasta bakar itu, lasagna, mewakili rasa cinta Rudi dan Mirna yang telah terjalin bertahun-tahun  sebagai sejoli. Namun kini ia menjadi wakil rasa rindu yang berlapis-lapis tak terperi. Rudi ketiban pulung karena ceroboh menerima saja titipan barang bawaan dari luar negeri yang ternyata narkoba. Menunggu hukuman mati, Mirna dan Rudi hanya bisa melepas rindu sesekali, sejenak, dan itu pun harus melewati proses korup yang mendehumanisasi. Film Lasagna sengaja dibuat sebagai perenungan atas hukuman mati. Di tengah masyarakat yang masih penuh kesumat dan merayakan 
hukuman mati sebagai balasan setimpal, Lasagna menjadi penawaran yang melawan arus yang  mengajak merenung: apa iya semua sehitam putih itu? Film ini diproduksi sebagai hasil Short Film Pitching Project 2018 yang menjadi bagian dari perhelatan Europe on Screen. 

Rumah Babi
A film by Alim Sudio
2011 / 23 minutes / Indonesia / Horror / 18+

Darto, seorang juru kamera setengah wartawan terpaksa mendatangi lagi tempat ia meliput sebuah  kerusuhan berbau rasial karena ada footage yang dirasa oleh bosnya, kurang lengkap. Maka pergilah Darto untuk mencari narasumber. Nyatanya di sana hanya ada puing, reruntuhan, orang-orang yang bungkam, dan… teror yang tak tampak, entah dari mana. Perlahan tapi pasti, Darto makin terbenam ke dalam teror yang mungkin sebagiannya, ia buat sendiri. Awalnya Rumah Babi tergabung dalam 
omnibus hasil kompetisi Fantastic Indonesian Short Film Competition (FISFIC) 2011 yang merayakan  film-film bergenre horor dan fantasi. Lewat Rumah Babi pula, terbukti bahwa genre horor memang sepatutnya bisa berbicara banyak hal, termasuk menggugat “dosa kamera”. Mengenai apa itu “dosa kamera”, rasanya lebih baik disaksikan sendiri. 

Sunny Side of the Street
A film by Andrew Kose
2019 / 12 minutes / Indonesia / Drama / 18+

Kengerian tahun 1998 terpancar kembali lewat Sunny Side of the Street. Sebuah film pendek dengan  teknis yang baik dan menambah kembali cerita-cerita soal 1998. Seorang supir truk mencari istrinya di tengah kerusuhan massal pada tahun 1998 di Jakarta. Di tengah pencariannya, dia bertemu perempuan Indonesia keturunan Tionghoa yang sedang bersembunyi dari massa dan meminta 
pertolongan untuk dapat berkumpul ke keluarganya. Jakarta semakin malam, kengerian semakin  mencekam, dan kobaran api ada dimana-mana. Sunny Side of the Street merupakan film pendek Andrew Kose setelah Chlorine. Sunny Side of the Street juga menjadi nominasi Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia 2019. 

One of Those Murders
A film by Jerry Hadiprojo
2019 / 10 minutes / Indonesia / Drama, Comedy / 18+

One of Those Murders adalah sebuah cerminan kasar bagaimana masyarakat kita menerjemahkan  peristiwa. Dibuka dengan misteri pembunuhan dengan gaya sinematik, dua orang pekerja memandang korban sembari melakukan hobi yang identik dengan masyarakat Indonesia pada umumnya: menjadi komentator. Lihat bagaimana dua karakter ini berkomentar dalam film ini. Bukankah hal lazim yang kita temui komentar mulai dari sisi agama, usia, kebaikan orang lain, luar biasa seksis, dan demi konten. Satu sisi lainnya adalah keterbiasaan atau keacuhan dalam memandang kekerasan dan korbannya. Sebuah cerminan kasar dan bukan tidak mungkin jika 
budaya kita berubah, obrolan dan tindakan dua karakter ini juga akan berbeda.

More Details About This Event

About Creator

icon
137 Experiences
icon
Joined September 2019
Event info is provided by the creator, including photos, descriptions, locations, and schedules. Let us know if you spot anything incorrect, we'll help where we can

Frequently Asked Questions


Something not right?