Apa yang tersembunyi di balik tubuh yang bergerak?
Mungkin bukan hanya teknik. Bukan hanya rangkaian gerak. Melainkan pengalaman yang mengendap, latihan yang membentuk, ingatan yang menubuh, bahkan cara seseorang melihat dunia. Hal-hal yang tidak terlihat, tetapi selalu bisa dirasakan dari setiap tubuh yang bergerak.
Nada di Balik Tubuh menghadirkan rangkaian karya dari koreografer Kreativität Dance Indonesia yang terhubung oleh satu benang pemikiran: tubuh bukan sekadar medium untuk bergerak, melainkan ruang dimana pengalaman menjelma menjadi ekspresi. Setiap koreografi lahir dari perjalanan artistik yang berbeda, membaca kepekaan, menyampaikan pesan dan perspektif yang berbeda pula. Nada di Balik Tubuh mengajak kita untuk membaca sesuatu yang telah hidup sebelum koreografi hadir di atas panggung.
Sebagai bagian dari pengalaman tersebut, Aksan Sjuman hadir dengan lecture-performance yang menelusuri gagasan Nada di Balik Tubuh sekaligus membuka jejak pemikiran yang menghubungkan karya-karya dalam pertunjukan ini. Bukan untuk menjelaskan setiap koreografi, justru untuk mendekatkan penonton pada cara pandang yang melatarbelakanginya.
Hingga pada akhirnya, yang kita saksikan bukan lagi tubuh yang menari. Kita akan menyaksikan pengalaman yang telah menubuh, lalu menemukan nada-nada itu.