Program Publik GoetheHaus Foyer "Living at the Urban Seafront"
Tur sepeda yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut Indonesien bekerja sama dengan Rujak Center for Urban Studies | 18 Mei 2025, 08.00-13.30 WIB | bersama Elisa Sutanudjaja & Sigit D. Pratama | *Peserta wajib membawa sepeda pribadi
Jakarta sejak dahulu merupakan kota yang dibentuk oleh air direkayasa, dilawan, dan dibayangkan ulang selama berabad-abad. Tur sepeda hasil kurasi ini menelusuri perjalanan panjang tersebut dan menawarkan persinggahan reflektif ke kanal-kanal kolonial, prasarana pengendali banjir, perkampungan, dan ruang-ruang tepi sungai yang sedang berkembang. Para peserta diajak mengalami Jakarta sebagai delta yang hidup, yang sarat dengan kontradiksi dan transformasi. Mereka juga akan mendapat wawasan mengenai sistem hidrologi Jakarta yang berjenjang, sejarah penguasaan dan perlawanan, serta tantangan masa kini terkait perencanaan kota, adaptasi iklim, dan keadilan.
Rute: Berangkat dari Goethe-Insititut Indonesia - Kalipasir - Candu dan MH Thamrin - Pintu Air Manggarai - Instalasi pengolahan air limbah PAL dan Waduk Setiabudi - Kanal Banjir Barat - Waduk Melati - Jl. Latuharhary - Taman Sumenep (jarak keseluruhan: 19,6 km)