Explore
NEW
Image 1

Share with the people you'd go with!

Ruang Publik yang Hilang dan Legalisme Otokratik

5
(15)
GoetheHaus Jakarta, Jakarta

15 Aug 2025
• 18.00-20.00 WIB
Add to calendar

About This Experience

Bagaimana membangun kembali ruang publik yang hidup, di mana kebebasan dan kesetaraan bukan sekadar retorika, melainkan menjadi realitas?

Karya-karya Hannah Arendt lahir dari kengerian atas totalitarianisme abad ke-20, yang kemudian menawarkan kerangka konseptual yang tajam dan mendesak untuk membaca realitas yang terjadi. Bagi Arendt, politik bukanlah sekadar arena kuasa, tapi juga bagaimana manusia hadir bersama dalam dunia: saling bicara, berdebat, dan bertindak secara bersama, memunculkan tindakan politik yang bermakna. Hal ini hanya dapat terjadi jika keberadaan ruang publik terealisasi dengan baik.

Topik di atas akan diangkat oleh Dr. Johanes Haryatmoko, SJ (Romo Moko) bersama Patricia Beata Kurnia dalam program berjudul Ruang Publik yang Hilang: Hannah Arendt dan Matinya Dialog Politik di Indonesia. Ceramah ini merupakan acara lanjutan peringatan 50 tahun wafatnya Hannah Arendt yang diadakan oleh Goethe-Institut Indonesien bekerjasama dengan Yayasan Jurnal Perempuan.

Menurut Hannah Arendt, ruang publik kian langka dalam demokrasi elektoral yang dikendalikan oleh transaksi kekuasaan, di mana suara rakyat hanya dihitung ketika dibutuhkan, dan dibungkam ketika menuntut perubahan. Legalisme otokratis secara halus namun sistematis merusak demokrasi. Alih-alih melindungi, undang-undang malah digunakan untuk membungkam: aktivis dikriminalisasi, kritik direspons dengan tuntutan hukum, dan hilangnya keadilan dalam hukum.

Bagi Romo Moko, kondisi Indonesia saat ini mencerminkan kekhawatiran Arendt bahwa ruang publik direduksi menjadi pasar politik yang transaksional dan eksklusif. Sejalan dengan pendapat Arendt, kelompok minoritas terpinggirkan; suara-suara yang tak sesuai dengan narasi dominan dibungkam. Tindakan politik menjadi skema loyalitas yang menjebak kehilangan kekuatan kreatif dan pembebasnya.

Mengambil momentum refleksi warisan pemikiran Arendt dan urgensinya dalam membaca fenomena mengerucutnya ruang politik di Indonesia, program ini juga mengajak kita untuk merevitalisasi kembali ruang publik sebagai tempat bertemunya keberanian, kebebasan, dan tanggung jawab. Pemikiran Hannah Arendt menjadi pintu masuk untuk membaca dinamika politik masa kini secara lebih mendalam.  

Biografi Pembicara

Dr. Johanes Haryatmoko, SJ adalah pastor Katolik dan dosen di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, serta dosen tamu di berbagai universitas terkemuka di Indonesia. Ia aktif mengajar di bidang filsafat, etika, dan komunikasi, serta dikenal melalui karya-karyanya yang membahas isu sosial, politik, dan pemikiran kritis. Komitmennya pada keadilan sosial dan refleksi etis menjadikan Dr. Johanes Haryatmoko, SJ figur penting dalam diskursus filsafat politik di Indonesia.

More Details About This Event

What do they say

5
Very Satisfying
15 ratings, 3 reviews
😊 Officer is friendly/knowledgable (6)
🎯 Event conforms with participant's expectations (7)
💵 Price is worth the quality (4)
👉🏼 Good/comfortable location (6)
😄 Event is gratifying (6)
⏰ Event is punctual (2)
5
Very Satisfying
Berkelas acara ini dgn hadirkan pembicara yg cerdas luar biasa. Sy puas krn tdk mengecewakan. Pandangan H. ARENDTH dijelaskan dgn sederhana dalam konsep yg mudah ditangkap. Gothe Institut mengerti itu dan pekah terhadap situasi bangsa saat ini dan hadirkan seorang cendikiawan yg mampu membedah semuanya dgn sangat detail dan sederhana. Gothe luar biasa
5
Very Satisfying
Narasumbernya menguasai pemikiran Hanna Arendt, panitianya cakap, terkhusus yayasan jurnal perempuan terima kasih sudah memfasilitasi acara ini dan moderatornya keren
5
Very Satisfying
Authority abused by corrupt rulers

About Creator

icon
5,1K Followers
icon
59 Experiences
icon
4.8 (487)
icon
Joined November 2024
Event info is provided by the creator, including photos, descriptions, locations, and schedules. Let us know if you spot anything incorrect, we'll help where we can

Frequently Asked Questions


Something not right?