Sumatera Utara tidak pernah kehabisan destinasi wisata alam yang memikat. Selain Danau Toba dan kawasan Berastagi, ada satu tempat yang kini mulai banyak dibicarakan karena keunikannya, yaitu puncak merga silima. Destinasi ini berada di kawasan perbukitan Kabupaten Deli Serdang dan menawarkan suasana alam yang sejuk, tenang, serta kaya akan nilai budaya lokal.
Bagi kamu yang ingin rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota, tempat ini bisa menjadi alternatif liburan singkat yang tidak menguras tenaga maupun biaya. Panorama hijau, udara bersih, dan suasana yang masih alami menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Sekilas Tentang Puncak Merga Silima
Secara geografis, puncak merga silima terletak di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kawasan ini berada tidak jauh dari Sibolangit, wilayah yang dikenal memiliki kontur perbukitan dan iklim yang relatif sejuk sepanjang tahun.
Nama Merga Silima berasal dari bahasa Karo yang berarti “lima marga”. Istilah ini merujuk pada lima marga utama dalam suku Karo, yaitu Karo-karo, Sembiring, Perangin-angin, Tarigan, dan Ginting. Penamaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk penghormatan terhadap identitas budaya masyarakat setempat yang masih dijaga hingga sekarang.
Daya Tarik Alam yang Menenangkan
Daya tarik utama puncak merga silima terletak pada lanskap perbukitannya yang luas dan terbuka. Dari atas puncak, pengunjung bisa menikmati hamparan hijau pepohonan, perbukitan berlapis, serta langit yang tampak lebih dekat dan bersih.
Pada pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti kawasan ini, menciptakan suasana yang tenang dan menyejukkan mata. Sementara sore hari menjadi waktu favorit banyak pengunjung karena cahaya matahari senja memberikan nuansa hangat dan dramatis pada pemandangan sekitar.
Tempat Favorit Pecinta Alam dan Komunitas
Seiring waktu, puncak merga silima tidak hanya dikenal sebagai tempat wisata biasa, tetapi juga menjadi titik kumpul berbagai komunitas. Komunitas pesepeda, pecinta alam, hingga penggemar fotografi sering menjadikan lokasi ini sebagai tujuan utama, terutama saat akhir pekan.
Medannya yang menantang namun masih ramah bagi pemula membuat jalur menuju puncak sering dipilih sebagai rute bersepeda atau trekking ringan. Aktivitas ini semakin menambah daya tarik tempat wisata yang masih terasa alami dan belum terlalu komersial.
Sejarah Singkat Pengembangan Wisata
Awalnya, kawasan puncak merga silima hanyalah perbukitan biasa yang dimanfaatkan oleh warga sekitar. Melihat potensi alam yang dimiliki, masyarakat lokal kemudian berinisiatif mengembangkan area ini menjadi destinasi wisata berbasis alam dan budaya.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi komunitas, kawasan ini mulai dilengkapi fasilitas sederhana seperti jalur trekking, area berkemah, dan spot foto. Pengelolaannya pun tetap mempertahankan konsep alami agar tidak merusak ekosistem yang sudah ada.
Lokasi dan Akses Menuju Lokasi
Untuk mencapai puncak merga silima, pengunjung dapat memulai perjalanan dari pusat Kota Medan. Jarak tempuhnya sekitar 44 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Akses jalan menuju lokasi sudah cukup baik dan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski terdapat beberapa tanjakan dan tikungan, jalurnya relatif aman jika dilalui dengan kecepatan wajar.
Hari dan Jam Buka
Salah satu keunggulan puncak merga silima adalah fleksibilitas waktu kunjungan. Destinasi ini buka setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu, dan dapat dikunjungi selama 24 jam penuh.
Kebebasan waktu ini membuat banyak pengunjung memilih datang dini hari untuk berburu matahari terbit atau malam hari untuk menikmati suasana tenang di bawah langit penuh bintang.
Harga Tiket Masuk Terbaru 2025
Soal biaya, puncak merga silima tergolong sangat ramah di kantong. Berdasarkan informasi terbaru tahun 2025, harga tiket masuk dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:
- Hari biasa (weekday): Rp 10.000 per orang
- Akhir pekan (weekend): Rp 15.000 per orang
Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, namun hingga kini masih sangat terjangkau jika dibandingkan dengan pengalaman alam yang ditawarkan.
Tips Berkunjung Agar Lebih Nyaman
Agar pengalaman berkunjung ke puncak merga silima semakin maksimal, sebaiknya datang saat cuaca cerah untuk mendapatkan pemandangan terbaik. Gunakan alas kaki yang nyaman karena beberapa jalur masih berupa tanah dan bebatuan.
Bagi yang ingin berlama-lama atau berkemah, disarankan membawa perlengkapan pribadi dan menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat kawasan ini dikelola bersama masyarakat lokal, menjaga sikap dan etika selama berkunjung menjadi hal yang sangat penting.
Wisata Alam dengan Nilai Budaya
Lebih dari sekadar destinasi liburan, puncak merga silima adalah contoh bagaimana wisata alam dapat berkembang seiring dengan pelestarian budaya. Nama, konsep, dan pengelolaannya mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat setempat.
Jika kamu mencari tempat wisata yang menawarkan ketenangan, panorama alam, sekaligus cerita budaya di baliknya, maka puncak merga silima layak masuk dalam daftar perjalananmu berikutnya.
Temukan pembahasan mengenai destinasi wisata dan rekomendasi kuliner Deli Serdang lezat serta menarik lainnya hanya di artikel GOERS .
Atau kamu ingin berkunjung ke berbagai tempat wisata favorit dan event seru lainnya? Pesan tiketnya dan dapatkan penawaran menarik lainnya di GOERS!