Curug Cikondang menjadi salah satu destinasi wisata alam di Cianjur yang paling sering dicari oleh pencinta air terjun dan petualangan alam. Berada di kawasan pegunungan dengan suasana sejuk dan dikelilingi kebun teh, tempat ini menawarkan pengalaman liburan yang tenang sekaligus menantang. Tidak heran jika banyak orang menjulukinya sebagai “Niagara Mini” versi Jawa Barat.

Bagi kamu yang sedang mencari referensi liburan singkat tapi berkesan, Curug Cikondang bisa jadi pilihan tepat. Mulai dari pemandangan air terjun yang megah, trekking ringan, hingga aktivitas ekstrem seperti canyoneering, semuanya bisa kamu rasakan dalam satu tempat. Artikel ini akan membahas lengkap mulai dari lokasi, harga tiket terbaru 2026, rute perjalanan, hingga aktivitas seru yang bisa kamu lakukan.

Pesona Air Terjun yang Jadi Ikon Cianjur Selatan

Keindahan Curug Cikondang terletak pada bentuk air terjunnya yang melebar dengan debit air cukup deras. Lebarnya mencapai kurang lebih 30 meter, dengan ketinggian sekitar 50 meter. Saat air jatuh dari tebing, suara gemuruhnya langsung menciptakan suasana alami yang menenangkan.

Di sekeliling air terjun, kamu akan melihat pepohonan hijau dan hamparan kebun teh yang membuat suasana semakin adem. Udara di kawasan ini cenderung sejuk sepanjang hari, sehingga cocok untuk kamu yang ingin kabur sejenak dari panas dan keramaian kota.

Keunikan lain dari Curug Cikondang adalah aksesnya yang relatif mudah jika dibandingkan dengan air terjun lain yang harus ditempuh dengan trekking ekstrem. Inilah yang membuat tempat ini cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari keluarga, solo traveler, hingga rombongan teman.

Lokasi Curug Cikondang dan Rute Perjalanan

Secara administratif, Curug Cikondang berada di Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Jaraknya sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Cianjur dengan waktu tempuh sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Ada dua rute utama yang bisa kamu pilih. Rute pertama melalui Cilaku–Cibeber yang kondisi jalannya relatif lebih baik dan aman untuk mobil. Rute kedua melalui Warung Kondang–Lampegan, jalur ini sedikit menantang tetapi menyuguhkan pemandangan alam yang indah dan bonus panorama Situs Gunung Padang.

Setelah sampai di area parkir, kamu masih perlu berjalan kaki sekitar 10–15 menit melewati jalur setapak yang cukup nyaman. Jalur ini melewati kebun teh yang hijau dan menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.

Harga Tiket Masuk Terbaru 2026

Salah satu alasan destinasi ini selalu ramai adalah harga tiketnya yang sangat ramah di kantong. Update hingga 2026, tiket masuk dibanderol Rp10.000 per orang.

Biaya parkir kendaraan masih terjangkau, yaitu Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati pemandangan air terjun megah, udara segar, dan suasana alam yang masih terjaga.

Fasilitas di area wisata juga cukup memadai, seperti area parkir, toilet, musala, gazebo, serta warung makanan dan minuman ringan.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

Curug Cikondang

Sumber Foto: Google Foto/Indah Octaviani

Berlibur ke destinasi ini tidak hanya soal melihat air terjun. Ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan sesuai minat dan gaya liburanmu.

1. Canyoneering di Curug Cikondang

Buat kamu yang suka tantangan, Canyoneering di Curug Cikondang menjadi aktivitas paling dicari. Kegiatan ini menggabungkan trekking, turun tebing dengan tali, dan menyusuri aliran air menggunakan perlengkapan keselamatan.

Paket Canyoneering di Curug Cikondang biasanya ditawarkan oleh operator wisata profesional dan sudah termasuk pemandu, alat keselamatan, dokumentasi, hingga konsumsi. Aktivitas ini cocok untuk kamu yang ingin melihat sisi lain air terjun dari sudut yang lebih dekat dan ekstrem.

2. Bermain Air dan Menikmati Alam

Bagi pengunjung yang ingin santai, tersedia area aman di sekitar aliran sungai untuk bermain air. Meski aliran utama cukup deras, pengelola biasanya memberi batasan area aman bagi wisatawan.

Suasana alami membuat tempat wisata ini cocok untuk sekadar duduk santai, merendam kaki, atau menikmati suara air yang jatuh.

3. Trekking Ringan di Kebun Teh

Sebelum sampai ke lokasi air terjun, kamu akan melewati jalur trekking ringan di tengah kebun teh. Aktivitas ini jadi favorit pengunjung yang ingin berjalan santai sambil menikmati pemandangan hijau.

Banyak juga yang memanfaatkan jalur ini untuk foto-foto karena suasananya sangat alami dan estetik.

4. Camping di Area Sekitar Curug

Bagi pecinta alam, camping di sekitar wisata ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Dengan biaya tambahan mulai dari Rp30.000, kamu bisa mendirikan tenda dan menikmati suasana malam di alam terbuka.

Suara air terjun dan udara dingin khas pegunungan membuat suasana camping terasa lebih syahdu.

5. Fotografi Alam

Bagi pencinta fotografi, destinasi wisata ini adalah surga visual. Air terjun lebar, kebun teh, dan cahaya matahari pagi atau sore menjadi kombinasi sempurna untuk foto alam.

Tidak sedikit fotografer yang datang khusus untuk mengabadikan momen di lokasi ini, terutama saat debit air sedang tinggi.

Tips Berkunjung agar Lebih Aman dan Nyaman

Jika kamu ingin mencoba Canyoneering di Curug Cikondang, pastikan kondisi fisik dalam keadaan fit dan menggunakan operator resmi. Jangan lupa membawa pakaian ganti, alas kaki anti selip, dan perlengkapan pribadi.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari agar cuaca masih cerah dan jalur trekking tidak licin. Hindari datang saat hujan deras karena debit air bisa meningkat.

Temukan pembahasan mengenai destinasi wisata dan rekomendasi kuliner Cianjur lezat serta menarik lainnya hanya di artikel GOERS .

Atau kamu ingin berkunjung ke berbagai tempat wisata favorit dan event seru lainnya? Pesan tiketnya dan dapatkan penawaran menarik lainnya di GOERS!

Write A Comment