Kabupaten Kediri kini memiliki destinasi wisata edukatif yang unik dan ramah keluarga, yaitu JIB Aviary. Tempat ini menghadirkan konsep eduwisata burung yang memungkinkan pengunjung melihat, mengenal, bahkan berinteraksi langsung dengan berbagai jenis satwa, khususnya burung. Berlokasi di kawasan Pare, destinasi ini menjadi alternatif wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai edukasi.
Sejak dibuka untuk umum, JIB Aviary kerap ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan. Kehadiran aviary ini memberi warna baru bagi pilihan wisata di Kediri dan sekitarnya, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenalkan dunia satwa kepada anak-anak secara langsung.
Tentang JIB Aviary Kediri
JIB Aviary merupakan singkatan dari Jami Imam Baidowi Aviary, sebuah kawasan konservasi dan wisata edukasi burung yang berada di Pare, Kabupaten Kediri. Konsep utama yang diusung adalah eduwisata, yaitu menggabungkan rekreasi dengan pembelajaran tentang satwa, lingkungan, dan pelestarian alam.
Di dalam kawasan JIB Aviary, pengunjung dapat menemukan puluhan jenis burung dari berbagai daerah. Beberapa di antaranya adalah burung merak hijau, merak putih asal India, kasuari, victoria mambruk, nuri kepala hitam, kepodang emas, tilang emas, manyar kepala emas, jalak kebo, jalak suren, jalak bali, jalak nias, hingga burung puyuh.
Tidak hanya burung, JIB Aviary juga dilengkapi dengan satwa pendukung seperti kura-kura dan berbagai jenis ikan yang berada di kolam. Keberadaan tumbuhan hijau di dalam kawasan aviary turut menciptakan habitat yang mendekati kondisi alami, sehingga satwa bisa hidup dengan lebih nyaman.
Lokasi dan Jam Operasional JIB Aviary Kediri
Secara administratif, JIB Aviary berlokasi di kawasan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Lokasinya cukup mudah dijangkau, baik oleh warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah seperti Tulungagung, Jombang, Nganjuk, dan sekitarnya.
Akses menuju lokasi tergolong nyaman dengan kondisi jalan yang baik. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum menuju Pare, lalu melanjutkan perjalanan ke area aviary.
Untuk jam operasional, JIB Aviary umumnya buka setiap hari. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hingga sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas dan satwa masih aktif. Pada akhir pekan, pengunjung disarankan datang lebih awal karena jumlah wisatawan biasanya meningkat cukup signifikan.
Harga Tiket JIB Aviary Kediri
Salah satu keunggulan JIB Aviary adalah harga tiket masuk yang relatif terjangkau, sehingga ramah untuk kunjungan keluarga maupun rombongan pelajar. Dengan biaya yang tidak terlalu besar, pengunjung sudah bisa menikmati pengalaman wisata edukasi yang lengkap.
Harga tiket JIB Aviary biasanya sudah termasuk akses ke seluruh area aviary dan kesempatan melihat berbagai jenis burung dari jarak dekat. Untuk aktivitas tambahan seperti foto bersama burung tertentu, kemungkinan akan dikenakan biaya terpisah sesuai kebijakan pengelola.
Karena kebijakan harga bisa berubah, pengunjung disarankan menyiapkan uang tunai secukupnya dan mengikuti informasi terbaru di lokasi.
Daya Tarik JIB Aviary Kediri
Daya tarik utama JIB Aviary tentu terletak pada koleksi burungnya yang beragam. Tidak semua tempat wisata memiliki kesempatan bagi pengunjung untuk melihat burung-burung eksotis seperti kasuari atau merak putih dari jarak dekat dalam satu kawasan.
Selain itu, konsep interaksi langsung menjadi nilai tambah. Pengunjung bisa belajar mengenali karakter burung, kebiasaan makan, hingga habitat aslinya melalui penjelasan dari petugas atau gatekeeper yang berjaga di area aviary.
Keunikan lain dari JIB Aviary adalah adanya ruang inkubator atau penetasan telur. Fasilitas ini berfungsi untuk menjaga kelestarian populasi burung. Beberapa telur burung merak dan jalak diketahui telah berhasil menetas melalui proses inkubasi ini. Hal tersebut menunjukkan komitmen pengelola terhadap konservasi satwa, bukan sekadar wisata.
Bagi pengunjung yang gemar fotografi, JIB Aviary juga menawarkan spot foto menarik. Latar burung berwarna cerah, pepohonan hijau, dan desain kandang yang menyatu dengan alam menciptakan suasana yang estetik. Saat ini, tersedia spot foto bersama burung nuri, dan ke depannya akan ditambah jenis burung lain untuk pengalaman foto yang lebih variatif.
Pengelolaan dan Perawatan Satwa
Pengelolaan JIB Aviary dilakukan dengan perhatian khusus terhadap kesehatan dan kenyamanan satwa. Saat jumlah pengunjung membludak, terutama di akhir pekan, potensi stres pada burung menjadi perhatian utama.
Petugas secara rutin memantau kondisi satwa dan memberikan asupan makanan bergizi seperti kroto agar burung tetap stabil. Penanganan khusus juga dilakukan jika ada burung yang mengalami stres, seperti merak yang cenderung naik ke atap saat merasa terganggu. Setelah kondisi lebih tenang, burung akan kembali turun dan mendekati area makan.
Pendekatan ini membuat JIB Aviary tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang pembelajaran tentang bagaimana manusia seharusnya berinteraksi dengan satwa secara bertanggung jawab.
Sebagai destinasi eduwisata, JIB Aviary menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan wisata konvensional. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga belajar, memahami, dan menghargai kehidupan satwa. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, koleksi burung yang beragam, serta konsep edukasi yang kuat, JIB Aviary layak menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kediri.
Bagi keluarga, pelajar, maupun pencinta satwa, berkunjung ke JIB Aviary bisa menjadi pilihan wisata yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Ingin tahu destinasi wisata seru lainnya di Kediri? Atau butuh rekomendasi kuliner yang bikin ketagihan? Cek informasi lengkapnya di artikel GOERS!
Atau mau tahu promo tiket terbaru untuk event seru? Cek GOERS sekarang! Dapatkan harga terbaik dan pengalaman liburan yang tak terlupakan.